1.
Wide Area Network (WAN), jangkauannya
mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan
benua. WAN memungkinkan terjadinya komunikasi diantara dua perangkat yang
terpisah jarak yang sangat jauh. WAN menginterkoneksikan beberapa LAN yang
kemudian menyediakan akses ke komputer–komputer atau file server pada lokasi
lain. Beberapa teknologi WAN antara lain adalah Modem, ISDN, DSL, Frame Relay,
T1, E1, T3, E3 dan SONET.
2.
Modem adalah sebuah perangkat dibutuhkan untuk
mempersiapkan data untuk transmisi melalui local loop. Modem lebih dibutuhkan
untuk jalur komunikasi analog dibandingkan digital. Modem mengirim data melalui
jalur telepon dengan memodulasi dan demodulasi sinyal. Sinyal digital
ditumpangkan ke sinyal suara analog yang dimodulasi untuk ditransmisikan. Pada
sisi penerima sinyal analog dikembalikan menjadi sinyal digital atau
demodulasi.
3.
Protokol–protokol pengembangan dari HDLC adalah:
-
Link
Access Procedure, Balanced (LAPB) untuk X.25
-
Link
Access Procedure on the D channel (LAPD) untuk ISDN
-
Link
Access Procedure for Modem (LAPM) dan PPP untuk modem
-
Link
Access for Frame Relay (LAPF) untuk Frame Relay
4.
HDLC
mempunyai tiga tipe frame, dimana setiap frame memiliki format yang berbeda
yaitu:
-
Information
frame (I-frames), membawa data untuk dikirimkan. Menambahkan flow dan error
control, dimana data mungkin minta dikirimkan ulang (piggyback).
-
Supervisory
frame (S-frames), menyediakan mekanisme
request dan respond ketika piggybacking tidak digunakan.
-
Unnumbered frames (U-frames), menyediakan tambahan
fungsi pengontrolan jalur seperti setup koneksi dll
5.
PPP
terdiri dari dua sub-protocol yaitu:
-
Link
Control Protocol (LCP), digunakan untuk membangun jalur point-to-point
-
Network
Control Protocol (NCP), digunakan untuk mengkonfigurasi berbagai protokol
network layer
Tidak ada komentar:
Posting Komentar